Karena Tekanan Yahudi, Parodi Hitler Youtube Lenyap

ImageNEW YORK– Karena membuat gerah Yahudi, lelucon mengenai Adolf Hitler yang populer di internet selama bertahun-tahun, akhirnya dihentikan.

Downfall, sebuah film Jerman yang dirilis tahun 2004 dan mengisahkan mengenai hari-hari terakhir kehidupan Hitler, dipakai untuk banyak klip video populer di YouTube yang menampilkan olok-olok, mulai dari video game Xbox, Kanye West, hingga iPad baru Apple.

Setiap bagiannya diambil dari adegan yang sama dalam film tersebut, Hitler –yang diperankan Bruno Ganz – yang kalah dan marah, melepaskan amarahnya kepada sisa-sisa stafnya yang turut bersembunyi bersama Hitler dalam bunkernya.

Adegan tersebut mengandung makna yang amat berbeda ketika dipadukan dengan teks mengenai – misalnya – musim buruk yang dialami tim baseball New York Mets. Sebagian besar subjek pembicaraan dapat diganti, dan bahkan menjadi lebih lucu karena melodrama dan aksi teatrikal yang intens dari film aslinya.

Namun, pada hari Selasa, klip yang ada di YouTube dan telah disaksikan oleh ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan, orang tersebut menghilang dari situs itu. Constantin Films, perusahaan pemilik hak untuk film tersebut, meminta agar klip-klip itu dihapus, dan YouTube mematuhinya.

Martin Moszkowicz, kepala departemen perfilman dan televisi di Constantin TV, Munich, mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah memerangi pelanggaran hak cipta selama bertahun-tahun. Banyak organisasi Yahudi yang mengeluhkan klip-klip tersebut, katanya.

“Kapan parodi akan dihentikan? Ini adalah sebuah isu yang rumit,” kata Moszkowicz. “Jadi, kami melakukan pendekatan yang sederhana, singkirkan saja semuanya. Hingga sekarang, kami telah melakukannya selama bertahun-tahun. Yang terpenting adalah melindungi hak cipta kami. Kami sangat bangga dengan film tersebut.”

Abraham Foxman, direktur nasional Liga Anti Penistaan, mengatakan bahwa lembaganya merasa senang.

“Kami menganggap (klip-klipvideo parodi Hilter) itu menyinggung,” kata Foxman. “Kami rasa, klip-klip itu tidak hanya menyepelekan Holocaust, namun juga Perang Dunia II.

Moszkowitcz mengecam gagasan bahwa seluruh perhatian terhadap Downfall, yang membukukan pemasukan sebesar $5,5 juta di box office dan masuk nominasi film berbahasa asing terbaik di Oscar, membantu film tersebut.

“Kami tidak melihat adanya peningkatan penjualan keping DVD,” katanya. “Sama sekali tidak ada korelasi antara parodi internet dan penjualan film, setidaknya begitu yang saya ketahui.”

Moszkowitcz mengatakan bahwa dirinya tidak tahu mengapa video-video tersebut baru saat ini dihapus.

YouTube, yang dipunyai raksasa internet Google, pda hari Rabu menolak memberikan komentar mengenai penghapusan video-video tersebut.

Ada banyak klip Hitler yang masih ada di internet pada hari Rabu, dan banyak parodi baru bermunculan, menampilkan Hitler yang mengecam penghapusan klip-klip tersebut dari YouTube.

Selama bertahun-tahun parodi Hitler banyak tersebar di internet. Meski sebagian besar parodi internet hanya datang dan pergi, rekaman parodi Downfall tersebut terus dibuat selama bertahun-tahun. Tidak diketahui persi ada berapa banyak video yang dibuat, namun jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan.

Sutradara film tersebut, Oliver Hirschbiegel, mengatakan kepada New York magazine pada Januari lalu bahwa dirinya terus dikirimi rekaman parodi, dan ia mengaku menyukainya.

“Yang jadi inti film itu adalah menyingkirkan orang-orang jahat dari tahta yang menjadikan mereka setan dan menjadikannya realita,” kata Hirschbiegel ke[ada majalah tersebut. “Saya rasa cukup adil jikasekarang hal itu dijadikan bagian sejarah kita dan dipergunakan untuk tujuan apa pun yang disukai orang. Jika saja saya mendapat royaltu untuk itu, maka saya akan merasa lebih senang.”

Hilangnya Hitler tersebut terasa di dunia maya, seolah sebuah tradisi besar yang dicintai telah dihilangkan.

Salah satu yang paling banyak menjaring komentar adalah blog Techcrunch, yang mengeluh karena ada sebuah suara yang hilang. Blog tersebut menulis: “Tidak ada kenangan di internet yang lebih baik dari Hitler.” (SuaraMedia.com)

Incoming search terms for the article:

Enter your email address:

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*