
BAGHDAD (SuaraMedia News) – Para pasukan AS yang tengah berada di tengah-tengah medan tempur Irak kedatangan seorang tamu istimewa. Tamu tersebut adalah pesohor yang kini menjabat sebagai Gubernur California, Arnold Schwarzenegger.
Meski Schwarzenegger sering terlihat menenteng senjata dalam perannya di film-film Hollywood, namun ia tidak datang jauh-jauh ke Irak untuk turut berperang.
Schwarzenegger, yang terkenal dengan perannya sebagai robot “Terminator” dalam film, tiba di markas militer AS di Irak pada hari Senin (16/11). Schwarzenegger menyampaikan ucapan terima kasih atas segala pengorbanan yang telah dilakukan oleh para prajurit dan keluarga mereka.
Schwarzenegger memasuki ruang makan di Camp Victory yang terletak di pinggiran kota Baghdad, ia mendapatkan sambutan meriah dari para prajurit yang berkerumun menjejali ruangan tersebut.
Gubernur California tersebut memberikan ucapan selamat kepada para prajurit AS atas pekerjaan yang telah mereka lakukan. Seperti layaknya acara yang dihadiri orang terkenal, sejurus kemudian, acara tersebut berubah menjadi ajang bersalaman dan foto bersama.
Mantan penyandang gelar Mr. Universe tersebut juga membahas pentingnya menjaga kebugaran badan. Ia mengingatkan para prajurit AS, “Kalian harus terus berolahraga setiap hari.”
Schwarzenegger melakukan olahraga bersama dengan sejumlah tentara AS pada hari Selasa setelah memberikan makan siang kepada para prajurit, demikian disampaikan oleh juru bicara Schwarzenegger, Aaron McLear.
Di Baghdad, ia juga mengucapkan kalimat khasnya yang sering terdengar dalam film terminator, “I’ll be back” (aku akan kembali). Ucapan tersebut dilontarkan setelah berolahraga bersama dengan sekelompok prajurit AS yang bertugas aktif di Irak.
McLear mengatakan bahwa mengatakan bahwa sang gubernur juga berkeinginan untuk bertemu dengan para pejabat pemerintahan Irak. Pada hari Senin, Schwarzenegger makan malam dengan sejumlah jenderal, termasuk Jenderal Raymond Odierno, komandan tertinggi AS di Irak, setelah membagikan cerutu kepada para prajurit.
Kedatangan Schwarzenegger ke lokasi perang paling berdarah AS tersebut bukan hanya untuk menghibur para prajurit, namun juga karena ada pelajaran penting yang ingin dia petik di sana.
Schwarzenegger mengatakan bahwa dirinya ingin mempelajari strategi perang yang dikembangkan oleh militer AS dan membawa pulang bekal terebut un
tuk diterapkan di jalanan California, dimana ada banyak geng kriminal yang membuat onar, khususnya di kota-kota besar.
Ada sejumlah kesamaan antara Irak dan California. Banyak anggota geng dan para pendukungnya menganggap para polisi seperti layaknya “pasukan penjajah”, seperti halnya kehadiran militer asing di Irak. Seperti di Baghdad, kendala bahasa juga menjadi masalah. Para polisi berbahasa Inggris, sementara warga setempat seringkali menggunakan bahasa Spanyol, hal tersebut membuat kerjasama dalam investigasi kriminal menjadi sulit dilakukan.
Schwrzenegger memang akrab dengan kehidupan sebagai prajurit, ia pernah menghabiskan satu tahun masa tugas sebagai tentara Austria, dimana ia juga mengemudikan tank. Schwarzenegger juga sempat “menghilang” untuk sementara waktu demi mengikuti kompetisi binaraga. Akibatnya, ia dijebloskan ke penjara militer selama satu minggu.
McLear mengatakan bahwa Schwarzenegger memang telah menyimpan keinginan untuk pergi ke Irak, namun ia belum sempat melakukannya karena
banyaknya isu-isu penting di negara bagian yang dipimpinnya, California, termasuk defisit anggaran senilai bermiliar-miliar dollar.
The California Protocol Foundation, sebuah kelompok yang dikepalai oleh sejumlah pejabat tinggi California, menggalang dana untuk biaya kunjungan sang gubernur ke luar negeri, kata McLear.
Schwarzenegger juga berencana untuk mengunjungi makam kedua orangtuanya di kota kelahirannya, Graz, Austria. Ia kemudian akan pergi ke Italia untuk menghadiri sebuah forum kebijakan di kota Milan pada hari Rabu.
Dalam World Regions Forum, gubernur California tersebut akan membahas peranan yang dapat dimainkan oleh pemerintahan daerah dan negara bagian dalam mempengaruhi kebijakan global meliputi segala bidang, mulai dari lingkungan hingga isu ekonomi. (dn/ap/to) www.suaramedia.com
{ 0 comments }
