List/Grid

Tag Archives: Pennsylvania

Gullen; Sang Imam Turki dan Misi Pendidikan Global (1)

Gullen; Sang Imam Turki dan Misi Pendidikan Global (1)

Oktober, 1992. Uni Soviet bubar jalan dan semua wilayahnya tenggelam dalam kekacauan. Tiga kali seminggu, sebuah pesawat carter Rusia ditumpangi para pemuda Muslim dari Istanbul menuju dataran rendah Asia Tengah…. Read more »

Buku Pelajaran Penghasut Islam Bikin Muslim AS Meradang

Buku Pelajaran Penghasut Islam Bikin Muslim AS Meradang





PHILADELPHIA (SuaraMedia News) – Beberapa seri buku pelajaran anak-anak AS tentang Islam mengandung retorika yang menyesatkan dan menghasut tentang agama ini, dengan secara tak akurat menggambarkan penganutnya memusuhi dan pantas untuk dicurigai.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) cabang Pennsylvania siap untuk memulai kampanye kesadaran publik melawan buku-buku “Dunia Islam” (World of Islam) dari penerbit Mason Crest.



“Tema keseluruhan dari buku-buku ini adalah bahwa kaum Muslim penuh dengan kekerasan, bahwa Islam adalah agama kelas dua dan bahwa seseorang harus waspada terhadap Muslim di lingkungannya,” ujar Moein Khawaja, direktur CAIR cabang tersebut, pada hari Selasa (16/03). “Buku-buku ini tidak memenuhi misi sekolah untuk mendidik.”



Di antara puluhan contoh yang dikutip oleh Khawaja, buku “Muslim di Amerika” mengatakan bahwa “sejumlah Muslim mulai berimigrasi ke Amerika untuk mengubah masyarakat Amerika, terkadang dengan menggunakan terorisme.”






Di bagian lain, gambar dua gadis Muslim berjilbab yang sedang tersenyum tampak di halaman berjudul “Ancaman-ancaman Keamanan”.



Mason Crest bermitra dengan Lembaga Penelitian Kebijakan Luar Negeri di Philadelphia untuk memproduksi sepuluh seri buku ini, yang dirancang untuk anak-anak usia 10 tahun keatas.



Tidak jelas di mana buku-buku itu digunakan, apakah di dalam kelas atau di perpustakaan. Namun Khawaja mengatakan keluhan dari cabang-cabang CAIR di seluruh penjuru negeri mendorongnya untuk yakin bahwa buku-buku itu tersebar di sekitar dua lusin negara bagian AS.



Kepala lembaga penelitian, Harvey Sicherman, mengatakan pada hari Selasa (16/03) bahwa ia bingung dengan reaksi terhadap seri tersebut, dan bahwa kedua contoh di atas dipahami di luar konteks.



Penempatan foto itu adalah kelalaian, ujarnya, dan judulnya tidak berarti bahwa gadis-gadis itu adalah ancaman keamanan. Kutipan tentang imigrasi Muslim ke Amerika tidak akurat, ujar Sicherman.



”Ya, beberapa orang memang datang ke AS untuk melakukan terorisme, dan saya tidak mengerti bagaimana seseorang bisa mendebat kalimat itu,” ujarnya.



Khawaja mengatakan bahwa persoalannya bukan hanya tentang kalimat-kalimat yang menurutnya penuh dengan gaya dan pesan anti-Islam.



”Sebuah buku bukan hanya berisi kutipan. Itu adalah kesimpulan yang anda peroleh,” ujar Khwaja.



Ia menyebutkan sebuah kronologis di dalam buku ”Islam di Eropa” yang dimulai dengan tahun 1988 dan mendaftar 10 peristiwa, tujuh di antaranya melibatkan ekstremis Muslim yang berpartisipasi dalam pengeboman, pembajakan atau kekerasan lainnya.



”Kaum Muslim telah berada di Eropa selama ribuan tahun,” ujar Khawaja. ”Ini konyol.”



Sicherman mengatakan bahwa perwakilan dari lembaga penelitian akan menghadiri konferensi pers kelompok Muslim itu pada hari Rabu (17/03) untuk mempelajari persoalan ini lebih jauh. (rin/dn) www.suaramedia.com


Muslim AS Jadi Corong Baru Bantuan Untuk Dunia

Muslim AS Jadi Corong Baru Bantuan Untuk Dunia

WASHINGTON (SuaraMedia News) – Rajiv Shah, seorang Muslim Amerika berusia 36 tahun, pada hari Kamis tanggal 24 Desember diangkat sebagai kepala US Agency for International Development (USAID).

“Raj memiliki keahlian dan pengalaman untuk memimpin USAID di abad ke-21 ini,” ujar Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dalam sebuah pernyataan.

“Ia memiliki catatan pencapaian prestasi yang baik di sektor publik maupun swasta, membangun rekanan di seluruh dunia, terutama di Afrika dan Asia, dan mengembangkan solusi inovatif dalam kesehatan global, serta layanan keuangan untuk kaum miskin.”

Pengangkatan Shah, yang akan bertanggung jawab secara langsung kepada Hillary Clinton, dilaporkan mendapat persetujuan mutlak di dalam Senat.

Shah, 36, telah menjadi Sekretaris Kedua untuk Penelitian, Pendidikan, dan Ekonomi serta Ketua Ilmuwan di Departemen Pertanian sejak bulan Juni.

Ia telah lama mengerjakan inisiatif keamanan pangan pemerintahan Obama, bagian dari sebuah kampanye global untuk membantu para petani kecil menyediakan lebih banyak pangan bagi mereka yang kelaparan.

Pemuda Muslim Amerika ini akan menjadi administrator resmi USAID pertama dalam pemerintahan Obama setelah penundaan selama 10 hari.

“Misi USAID adalah mewujudkan kepentingan Amerika dengan memperkuat hubungan kita dengan luar negeri,” ujar Presiden Obama ketika menominasikan Shah untuk USAID bulan lalu.

“Rajiv membawa ide-ide segar serta dedikasi dan latar belakang mengesankan yang dibutuhkan untuk membantu membimbing USAID bekerja meraih tujuan penting ini.”

Meskipun nominasinya mendapat tentangan pada awalnya karena usia yang relatif muda, banyak yang yakin energi Shah akan menghidupkan kembali agen pembangunan utama Amerika tersebut.

Sebelumnya, Shah pernah menjadi direktur pembangunan pertanian di Yayasan Bill Gates, yayasan amal swasta terbesar di dunia.

Ia telah mengembangkan sebuah reputasi sebagai guru pembangunan dan kesehatan publik di usia yang masih muda.

Shah juga memperoleh pengalaman politik dengan memberikan saran-saran mengenai kebijakan layanan kesehatan  dalam kampanye presidensial Al Gore.

Ia lahir dan dibesarkan di AS dari keluarga pendatang India yang menetap di Ann Arbor, Michigan, akhir tahun 1960an.

Shah tumbuh besar di kawasan Detroit dan memperoleh gelar master di bidang kedokteran dan ekonomi kesehatan dari Universitas Pennsylvania.

Ia menikah dan memiliki dua orang anak, Sajan dan Amna,

Istrinya, Shivam Mallick Shah, bekerja di Kantor Inovasi Departemen Pendidikan sebagai Direktur Inisiatif Khusus. (rin/io) www.suaramedia.com